Mendengarkan
Pada pertemuan ini saya
mencoba untuk mendengarkan
apapun, cerita menarik,
pengalaman lapangan, keluh
kesah, kebingungan, kebanggaan,
itu itu semua mereka utarakan
dengan tulus....
Satu yang saya pelajari dalam
pertemuan ini, mendengarkan
dengan hati

Pertemuan ini akhirnya dapat dilaksanakan juga, setelah sebelumnya saya merencanakannya sebelum lebaran tahun ini, saya mencoba untuk offering ke teman-teman PENLOK untuk waktunya dan tempat pelaksanaannya, hingga akhirnya saya memutuskan pertemuan akan dilaksanakan setelah lebaran dengan pertimbangan waktu yang bisa lebih memungkinkan untuk pertemuan dan sekedar makan siang. 3 hari sebelumnya saya mencoba untuk mengirimkan SMS undangan kepada seluruh PENLOK untuk pertemuan yang saya tentukan jam dan tempatnya, dan memohon untuk konfirmasinya.
Pukul 14.00 telfon dari Mas Beny PENLOK Pracimantoro, mengabarkan bahwasanya Wonogiri tidak bisa datang semua, karena ada bentrok dengan orang punya kerja (tradisidi desa ketika ada tetangga yang ingin melaksanakan hajatan pernikahan maka semuawarga wajib hadir untuk berpartisipasi). “OK, mas nggak apa nanti saya minta tolong untuk laporan bulanan dan Proposalnya ya,” jawab saya.
Pertemuan hanya dihadiri oleh Dwi Harwanti (PENLOK Jumantono), Mulyono (PENLOK Mojogedang), Sadiyono (PENLOK Tawangmangu), Harwono (Koordinator Tim Kreatif Tawangmangu), Apri (PENLOK Gondangrejo), Safitry (Gondangrejo), Priyo Santoso (PENLOK Matesih).
Pertemuan ini saya bermaksud untuk eksplorasi lebih jauh dengan proposal Komponen 1 dan 2, Mas Mulyono satu-satunya PENLOK yang membawa Proposal untuk dapat dibahas, mimpi kecamatan Mojogedang yang menjadi kecamatan organic dapat terlihat pada penjabaran Proposal Komponen 1 dan di proposal Komponen 2 dana dibagikan hampir merata untuk setiap desa.
Saya coba untuk medengarkan lebih lanjut perihal komponen 1, yang di ajukan adalah pembuatan video profil Kecamatan Mojogedang, Workshop pertanian organic, dan Pekan Budaya Mojogedang, saya mencoba untuk menanyakan lebih jauh apa yang dimaksud dengan pertanian organiknya?
Awal rencana untuk eksplorasi proposal tiap kecamatan, tidak membuahkan hasil yang menurut saya maksimal, saya mencoba untuk berdiskusi tentang mekanisme proposal, laporan dan pertemuan rutin IKK jawa tengah. Akhirnya kami bersepakat untuk mengadakan pertemuan tiap bulan di tanggal 27 dan sekaligus penyerahan laporan bulanan, serta mekanisme pertemuan adalah digilir tiap kabupaten dengan dana dari propinsi, serta mereka memutuskan untuk maksimal penyerahan proposal tanggal
Pertemuan dengan PENLOK
Jumat, 24 Oktober 2008
di Padepokan Gedhong Putih
Plesungan Gondangrejo
Karanganyar

Tidak ada komentar:
Posting Komentar